Postingan populer dari blog ini
Historis : Lapatau Matanna Tikka
Raja Bone ke-16, La Patau Matanna Tikka Sultan Alimuddin Idris (1696-1714). Raja Bone XVI Puatta Mangkau’E La Patau Matanna Tikka Sultan Alimuddin Idris (1696-1714). – Sumber: Muhammad Makmur Muhammad di Facebook Dalam Lontaraq Akkarungeng ri Bone disebutkan bahwa Arung Palakka sebelum meninggal telah mewariskan takhta Bone kepada kemenakannya, La Patau Matanna Tikka, putra pasangan La Pakkoko Arung Timurung dengan We Mappolobombang Maddanreng Palakka. Pewarisan takhta itu dipersaksikan kepada seluruh orang Bone, Hadat Bone dan Lili Passeyajingeng Bone. “Dengarkanlah wahai seluruh orang Bone dan juga seluruh daerah passeyajingeng Tanah Bone, termasuk passeyajingeng keturunan MappajungE. Besok atau lusa datang panggilan Allah kepadaku, hanyalah kemanakan saya yang dua bisa mewarisi milikku. Yang saya tidak berikan adalah harta yang masih dimiliki oleh isteriku I Mangkawani Daeng Talele. Sebab saya dengan isteriku I Mangkawani Daeng Talele tidak memiliki keturunan. Adapun kemanaka...
Refleksi : PESAN TERSIRAT SANG BIJAK
Aja’na muterri. Lebbi mareppeka narekko degagani iye. Engkamokka ekko atimmu. Toli ingngerrang mokka. Puranotu upodang maneng. Purano webbureng onroang, okkonoro sipulung maneng. Aja muassara-sarang. Ebbuko monumen songko cella’e sitengnga ale taroi okko masigi’e naitai ana appomu . Arti bahasa indonesianya ; Janganlah menangis. Saya bahkan lebih dekat kalau saya sudah tidak ada. Saya selalu ada di hatimu. Senantiasa ingatlah padaku. Sudah kusampaikan semuanya. Saya juga sudah membuatkanmu tempat berkumpul (perkampungan), untuk kamu menyatukan diri disana. Janganlah pernah bercerai-berai. Buatkanlah monumen Sang Kopiah Merah, agar dapat dilihat anak cucu kalian. Maksudnya, kepergian Sang BIjak tidak perlu ditangisi, karena itu hanya membuat derita hati. Karena pada hakekatnya ketiadaan di mata menjadi keabadian di hati. Dan ajaran-ajaran Sang Bijak akan senantiasa terpatri di jiwa, yang menuntun jalan menemui k...
Komentar
Posting Komentar