HIDUP DALAM SABAR & SYUKUR



Oleh Andi Puan Maharani
        
          Sabar adalah kepasrahan diri sepenuhnya kepada Allah SWT. sebagai Sang Khalik yang telah menetapkan segala kejadian yang terjadi pada makhlukNya. 
           Kesabaran merupakan manifestasi dari keyakinan atas berlakunya kehendak Tuhan pada setiap hamba. Maka dari itu kesabaran senantiasa.diselimuti oleh keikhlasan dan ketulusan dalam menerima setiap cobaan.
         Bersabar artinya menerima secara sukarela segala bentuk musibah sebagai manifestasi keimanan bila semua dari Allah SWT dan akan kembali kepadaNya.
          Karena tidak ada daya dan upaya seorang hamba untuk menolak bala, selain berdoa dan bertawakkal kepadaNya. 
          Oleh karena itu orang yang bersabar  tidak menyusahkan dirinya dengan persoalan kehidupan yang menggetirkan bahkan kadangkala menyakitkan. Karena memiliki kepasrahan yang terjaga dengan iman. Aga guna masarae, tenreggi lesangenna anu pura napattentue Puang Marajae.
           Bersyukur adalah memuji Allah SWT sebanyak-banyaknya dan sebesar-besarnya yang telah memberikan karunia dan anugerah, sehingga diperoleh nikmat hidup yang lebih baik. Karena keyakinan sepenuhnya jikalau segala bentuk keberuntungan, kesenangan dan kebahagiaan yang dialami berasal dariNya.
          Beryukur dan bersabar memang menjadi sifat mulia, karena keduanya menyandarkan keberadaanya pada Tuhan. Keduanya juga diberi kabar gembira sebagai ganjaran atas kemuliaannya. Dimana orang sabar akan bersama dengan Tuhannya dan orang beryukur akan ditambahkan reskinya.
          Oleh karena itu sungguh beruntung orang yang hidupnya dihiasi akhlak bersabar dan bersyukur, karena akan bersama Tuhannya dan menikmati kesejahteraan hidupnya dengan yang senantiasa bertambah.
          Semoga kita termasuk dalam golongan hamba.yang senantiasa bersabar bila mendapat musibah dan selalu bersyukur bila mendapat keberuntungan atau bahagia.
          Tapi nikmat Allah SWT tak terhitung banyaknya pada diri kita dan lingkungan kehidupan kita. Bahkan jauh melebihi kemampuan kita bersabar dan bersyukur kepadaNya. 
           Maka, agungkanlah nama.Tuhanmu disebabkan betapa lemahnya dirimu. Karena Dialah pemilik segalanya. Segalanya dan segalanya.
           Hanya Dialah yang abadi. Semua lainnya akan binasa. Dia memberi reski kepada siapa dikehendakiNya. Dia memuliakan yang Dia kehendaki. Dan dihinakanNya yang dikehendakiNya. Wallahu A'lam Bishawab. (Andi Puan)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Goresan pena : LAPANGAN ANDI CAMMI RAPPANG KINI BUTUH PERHATIAN

Historis : Lapatau Matanna Tikka