Goresan pena : INTROSPEKSI DIRI



        Introspeksi diri artinya iyassappariwi alewe, atau menengokkan diri pada hati kita sebagai wujud kesadaran bila kita memang tempatnya berbuat salah. Karena kita memang hanya manusia biasa yang terlahir dengan mewarisi kesalahan yang telah diperbuat Adam dan Hawa sebelumnya.
        Sehingga dengan mengakui keserbakekurangan yang terjadi pada diri kita, maka menjadi wejangan untuk senantiasa mawas diri agar tidak bersikap berlebih-lebihan. Karena ketakabburan itu adalah nama lain dari sifat sombong yang diadopsi Nabi Adam as, berdua isterinya Hawa dari iblis untuk bersikap ingkar pada perintah Allah SWT yang telah menciptakannya. 
        Oleh karena itu penting untuk selalu mengintropeksi diri, karena sungguh kecelakaan bila masih ada kesombongan di hati walaupun itu sebesar biji sahwi. 
        Selanjutnya dari introspeksi diri, seseorang pun harus menghitung-hitung dirinya, artinya menghisap dirinya dari segala perbuatan yang dilakukannya sepanjang perjalanan kehidupannya, sebelum nyawa sampai di kerongkongan sebagai ambang sakratul maut. Dan setelah itu kita berharap semoga tidak merasakan derita menunggu untuk dihisap di depan pengadilan Tuhan yang Maha Adil. 
        Maka sungguh penting setiap saat menghitung-hitung diri kita didalam kehidupan dunia yang tengah dijalani ini, karena kesempatan masih tersisa untuk memperbanyak berbuat kebajikan. Karena semua orang akan menyesal di kemudian hari, dimana saat itu sama sekali tidak berguna lagi penyesalan tersebut.

(Andi Damis, pemerhati budaya leluhur)


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Goresan pena : LAPANGAN ANDI CAMMI RAPPANG KINI BUTUH PERHATIAN

Historis : Lapatau Matanna Tikka