Goresan pena : MULIANYA MEMAAFKAN



        Memaafkan itu sungguh menyesakkan ketika dendam terbalut rindu. Karena cinta kadang jadi misteri yang menyelimuti kegalauan. Dan harap tak mungkin membohongi angan.
        Lalu musafir mencoba menerka angin yang berhembus. Di tengah padang ilalang meneriakkan nama yang tergores di langit biru. Membujuk awan menghapus kenangan. Agar dapat merangkai hari bersinar mentari pagi.
        Dan betapa mulianya memaafkan, disaat benci mensirnakan masa lalu. Dan menjabat kasih yang berharap kedamaian. Karena bahagia itu  adanya di kebersamaan.
        Selamat Hari Raya Idul Adha 1442 H. Mohon maaf lahir dan batin. Salam bahagia dari Kota Legenda Rappang, Andi Damis sekeluarga.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Goresan pena : LAPANGAN ANDI CAMMI RAPPANG KINI BUTUH PERHATIAN

Historis : Lapatau Matanna Tikka