Goresan pena : BERJAYALAH MATADOOR'S



        Selangkah demi selangkah Matadoor's menapak hari-hari dengan semangat yang tak pernah putus. Karena  tekad tak pernah hirau pada segala rintangan untuk maju. Dan pada bumi yang dipijak, menorehkan sejarah kehadiran yang begitu dinamis dan romantis.
        Tapi saya cukup dikesankan memori akan filosofi kelahiran Matadoor's yang begitu menyeramkan sebagai sang penakluk. Padahal pemaknaan dari tafsir pencetusnya begitu indah dan menyejukkan. Karena seorang torero, harus punya pengendalian diri yang sempurna sebelum memberanikan diri berdiri tegar didepan banteng yang siap menerjangnya.

        Selanjutnya sebagai petarung sejati, maka seorang torero hanya pokus pada satu target, yaitu menaklukkan dan menjadi pemenang.
        Sehingga pendirian Matadoor's pun diilhami oleh semangat torero yang begitu heroik, namun sangat bijaksana memahami keberadaan dirinya. 
        Karena dalam menjalani kehidupan di dunia yang pana ini, kita senantiasa diperhadapkan dengan berbagai macam halangan, rintangan dan tantangan. Dan seberat apapun tantangan itu, bahkan seganas banteng mengamuk, harus siap dihadapi dan ditaklukkan. Karena keberhasilan dan kesuksesan dalam hidup, hanya dapat diraih dan ternikmati setelah adanya kemenangan. Sebagaimana torero menikmati sorak-sorai penonton dan kejayaannya setelah memenangkan adu tanding dalam arena yang begitu mencekam dan menegangkan.
        Lalu hari-haripun berlalu menembus waktu yang panjang, hingga mengabadikan selaksa peristiwa yang justru  semakin menanjakkan keharuman Matadoor's sampai di puncak gunung Borneo atau negeri seberang di tanah assomperetta.
        Maka sayap-sayap kokoh Matadoor's pun melebar ke seantero negeri, menyapa pagi yang cerah di panggung pergaulan yang semakin beragam dan bercorak diberbagai pelosok, guna merangkai senyum segenap anak bangsa. Menjalin persahabatan agar bisa berangkulan menatap masa depan bumi pertiwi yang lebih cemerlang.
        Dan hari ini, 35 Tahun sudah waktu terlalui dengan sejuta cerita suka-duka tersimpan dalam memori baru. Sudah tentu butuh momentum sejenak, menapaktilas perjalanan yang begitu melelahkan. Untuk menyegarkan memori dan menyadarkan generasi, bila kehadiran ini punya cerita dan tetap akan bercerita. Setidak-tidaknya mencerahkan pemahaman, bila keberadaan Matadoor's tak lain dimaksudkan sebagai perekat persatuan untuk merajuk kebersamaan.
        Karena hanya dengan persatuan kita bisa kuat, dan melalui kebersamaan kita akan bahagia.  (By. Andi Damis)

Komentar

  1. Terima kasih puang goresannya...sehatki selalu....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah, sama-sama. Selamat dan sehatki juga. Terima kasih telah hadir dipostingan ini.

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Goresan pena : LAPANGAN ANDI CAMMI RAPPANG KINI BUTUH PERHATIAN

Historis : Lapatau Matanna Tikka