Goresan pena : PURNAMA MENGUNDANG



        Acara marrojo atau massurabeng yang bermandikan cahaya purnama, memang selalu menyisakan  cerita masa lalu yang indah untuk dikenang.
        Apalagi pemilik cinta monyet yang begitu bersemangat menceritakan keseruannya mencuri-curi kesempatan dalam keheboan orang menikmati lezatnya rojjo.
        Tapi pragmen cinta monyet masa esema ini, terkadang jadi episode sinetron CLBK. Ketika memori-memori kegalauan membuncah jadi kerinduan masa lalu yang tak tertahankan.
        Sehingga dengan dalil cinta suci yang tak harus menyatu, para aktor asmaramanpun mengembara di jaringan sosial mencari kesejatian cintanya dengan lakon yang penuh canda dan kekonyolan.
        Lalu purnamapun tak lagi mengundang, karena zaman tak lagi berpihak pada cinta monyet.
(By Andi Damis)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Goresan pena : LAPANGAN ANDI CAMMI RAPPANG KINI BUTUH PERHATIAN

Historis : Lapatau Matanna Tikka