Puisi : MASIHKAH ADA SURGA DI BAWAH TELAPAK KAKI IBU
Masihkah ada surga di bawah telapak kaki ibu.
Ketika senyuman manis ibu tak lagi menghiasi bumi.
Dan kita semakin enggan mencium bau tanah.
Padahal dunia hanya sejenak, yang pastinya akan mengantar kita ke liang lahat.
Lalu segala kemewahan jadi rebutan dan akan menyiksa hari-hari di alam kubur.
Karena kita telah mengabaikan doa ibu, dan lebih percaya pada pikiran.
Masihkah ada surga di bawah telapak kaki ibu.
Ketika kerinduan pada ibu tak lagi mengiringi hari-hari.
Dan kita semakin terlena pada pemuja pemuji.
Padahal bujuk rayu hanya sebentar, yang pastinya akan berpaling ketika tak ada lagi ternilai.
Lalu semua tinggal kenangan dan akan membuat derita hati dalam setiap langkah.
Karena kita telah melupakan kasih ibu sepanjang jalan, dan lebih sayang pada materi.
Masihkah ada surga di bawah telapak kaki ibu.
Ketika kita tak lagi berbagi pada ibu.
Dan kita semakin terlelap di pangkuan mimpi-mimpi.
Padahal ketenaran hanya sepintas, yang pastinya akan memudar ketika yang lain lebih berarti.
Lalu semuanya tinggal cerita, pelipur lara dikala sendiri.
Karena kita tak punya lagi keramat, dan masih saja diperdaya ambisi.
22122021
By Andi Damis
Komentar
Posting Komentar