Goresan pena : BEDA CITA RASA & TAFSIR




Tentu masing-masing orang punya citarasa dalam menafsir suatu masalah dan penomena. Sehingga tidak bijak bila memaksakan pendapat harus selalu sama.
Karena itu perlu mencoba menikmati pesona perbedaan dalam  alam demokrasi.
Dan memberi ruang segar bagi munculnya kreatifitas anak zaman.
Karena waktupun selalu berganti seiring berubahnya pola pikir dan tingkah laku manusia.
By Andi Damis

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Goresan pena : LAPANGAN ANDI CAMMI RAPPANG KINI BUTUH PERHATIAN

Historis : Lapatau Matanna Tikka