Goresan pena : KODECCAUI
Kodeccaui itu artinya semoga tidak ada yang lebih penting atau tidak ada menghalangi. Karena leluhur orang bugis senantiasa sadar diri dan tahu diri. Bahwa di luar dirinya ada kekuatan yang mengatur segalanya.
Sehingga untuk mengiyakan suatu harapan, selalu dialasi dengan ungkapan "Iye kodeccaui", yang mengisyaratkan kepeduliannya.
Karena memastikan suatu janji, tanpa dikawal ucapan 'jika Allah mengizinkan" bisa berakibat fatal sebagaimana cerita "Itik dan Unreng" yang berjanji an di malam untuk terbang dipagi hari pergi bersama di kampung seberang. Dan Si Unreng berucap "kodeccaui atau konapeloi puangnge, luttuka baja" (Kalau Tuhan mengizinkan kita terbang besok). Tapi Si Itik dengan pongahnya berkata "Engka caui de'gaga caui atau napeloi puangnge tennapeloi puangnge, luttuka baja" (Tuhan mengizinkan atau tidak mengizinkan, saya pasti terbang besok).
Alhasil besok paginya hanya Unreng yang terbang dan meninggalkan itik meronta katena tak mampu lagi memainkan sayapnya. Dan sampai sekarang ini Si Itik tak pernah bisa terbang.
Karena itu katakanlah "Insya Allah" bila berjanji atau menyanggupi suatu ajakan. Artinya bersandarlah pada Tuhan yang kehendaknyalah yang berlaku.
By Andi Damis
Komentar
Posting Komentar