Goresan pena : AURA'NA GOWA UNTUK SULSEL
Aura'na Gowa secara sederhana saya pahami kalau itu menyebut Amir Uskara sebagai salah satu putra terbaik bangsa saat ini yang berasal dari Gowa dengan berbagai dimensi capaian sebagai politisi nasional. Sehingga atas penilaian keberhasilan yang ditunjang rekam jejak yang mendapatkan pujian, kini mendapat simpatik dan dukungan dari berbagai kalangan tidak saja di Gowa namun juga masyarakat Sulawesi Selatan.
Sebagai anggota DPR RI dua periode (2014-1019 dan 2019-2024) dengan menjabat Wakil Ketua Komisi XI dan Ketua Fraksi PPP sudah tentu menjadi referensi kepemimpinan bagi Amir Uskara yang pastinya semakin menambah pengalaman dan memperkaya wawasan dalam memahami dan menyelesaikan permasalahan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat, khususnya di daerah.
Mengingat bahwa seorang pemimpin tidak hanya diharapkan mampu mengatur dan menata serta mengendalikan situasi dan kondisi masyarakat yang dipimpinnya, tapi lebih dari itu diapun diandalkan memberikan solusi cerdas dalam rangka peningkatan kehidupan masyarakatnya. Sehingga melalui sentuhan kepemimpinannya, segenap lapisan masyarakat tanpa kecuali, dapat merasakan setidaknya perubahan yang berkemajuan secara signifikan, baik terhadap dirinya maupun lingkungannya.
Beranjak dari pemikiran dan argumentasi tersebut, boleh jadi mendasari terwujudnya akumulasi dukungan sebagai bentuk pengharapan pada sosok Amir Uskara untuk bisa kembali ke Sulawesi Selatan melakukan pembangunan masyarakat dengan mengaplikasikan secara maksimal potensi kepemimpinan yang dimilikinya setelah dua periode berkiprah sebagai legislator tingkat nasional. Walaupun tidak sedikit tanggapan yang menyayangkan dengan pertimbangan jikalau dedikasi dan potensi yang dimiliki Amir Uskara masih dibutuhkan untuk mengawal aspirasi rakyat secara nasional.
Tapi tulisan ini tidak sedang menyoroti harapan dan tanggapan tersebut diatas, justru sangat mengapresiasi keduanya sebagai bentuk penghargaan kepada Amir Uskara. Karena pada ujungnya akan terpulang kepada Amir Uskara untuk menyikapi keduanya, dan sudah tentu diharapkan agar dengan bijak dapat menentukan pilihan, apakah akan kembali memenuhi "panggilan" aspirasi rakyat menjadi kandidat orang nomor satu di Sulsel atau tetap mengawal aspirasi rakyat sebagai legislator tingkat nasional selaku Anggota DPR RI.
Hanya saja kedepannya, Sulawesi Selatan memang membutuhkan figur pemimpin yang "ngotot" memperjuangkan peningkatan taraf hidup masyarakat, sebagai solusi mengakselerasi kesejahteraan rakyat secara merata yang meliputi seluruh daerah hingga pelosok desa dan pedalaman.
Sehingga Aura'na Gowa selanjutnya dipermalukan oleh para pendukung Amir Uskara sebagai kebanggaan sekaligus andalan yang diyakini memiliki daya saing tinggi untuk mampu memenangkan pertaruhan politik 2024 di Sulawesi Selatan. Hal itu dilatarbelakangi adanya data keterpenuhan syarat untuk bisa terusung sebagi kontestan, utamanya dukungan finansial dan ketersediaan kendaraan politik.
(By Andi Damis)
Komentar
Posting Komentar