Goresan pena : TONGKONG LASA
Dirgahayu Kemerdekaan RI KE-77
------------------------------------------------------
TONGKONG LASA
Pulih lebih cepat, Bangkit lebih kuat dalam kamus kehidupan masyarakat Bugis sering diistilahkan "tokkong lasa". Artinya menuju kesembuhan pada kondisi seperti semula atau sebelum sakitnya. Bahkan pada banyak kejadian, kesembuhan itu membuatnya justru lebih sehat, lebih bugar dan nampak lebih ceria.
Sehingga ekpektasi kita dengan tagline Memperingati HUT Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-77 ini, yang terbaca diberbagai tempat dan marak ditampilkan di medsos seperti di-posting di FB menjadi penyemangat pengelolaan negeri kita agar secepatnya dapat mengantarkan masyarakatnya pada kehidupan yang lebih baik paska pandemi covid-19 kedepannya.
Karena begitu banyak cerita mengharukan semasa pandemi sebanyak duka keterpurukan akibat penghasilan yang kian melemah. Dan terkhusus di kampung saya yang nota bene disebut-sebut sebagai lumbung pangan terasakan bila pembangunannyapun mengalamami stagnan akibat Corona. Termasuk kondisi fasilitas dan area publik yang nampak memprihatinkan, karena tertundanya perawatan dan pemeliharaan.
Lalu di Bumi Nene'Mallomo atau kampung saya, perayaan agustusanpun masih terasa sunyi dan sepi dari kegiatan lomba dan pertunjukan yang dulunya semarak serta meriah, sehingga masyarakatpun belum dapat menyaksikan keramaian perayaan ulang tahun kemerdekaan bangsanya tahun ini, setelah dua tahun sebelumnya terhalang Corona.
Namun demikian semangat cinta tanah air, haruslah tetap berkobar-kobar dengan kibaran bendera kesetiaan yang mengangkasa. Karena ujian selalu saja ada menyertai perjalanan pada ruang dan waktu yang berbeda.
Semoga hari esok menjadi lebih baik.
Salam kemerdekaan....!!!
Rappang, 17 Agustus 1945
(By Andi Damis)
Komentar
Posting Komentar