Goresan pena : PEJUANG AURA



             Pengukuhan "Pejuang Aura"
     Untuk suatu tujuan yang ingin dicapai memang dibutuhkan upaya dan kerja keras. Karena antara maksud dan ekspektasi ada ruang berjarak yang harus dilewati atau dilalui. Sehingga diperlukan sikap juang agar dapat melewati berbagai kendala yang boleh jadi akan merintangi perjalanan untuk bisa sampai pada tujuan tersebut.
     Bahwa perjuangan itu pada hakekatnya bertujuan untuk meraih kemenangan. Artinya tanpa perjuangan, maka kemenanganpun tak dapat diraih. Karena hidup yang tidak pernah diperjuangkan, tidak akan pernah dimenangkan. Sehingga didalam perjuangan memang dituntut perilaku positif yang berpantang menyerah dengan tidak mengenal kata lelah sampai direbutnya kemenangan.
     Oleh karenanya seorang pejuang selalu optimis dan percaya diri serta memiliki semangat juang yang tinggi. Karena keyakinannya untuk menang dilandasi pada kalkulasi kemampuan dan dukungan serta penguasaan medan perjuangan. Disamping itu terbinanya sense of belonging and sense of resfonsibility yang ditunjang keikhlasan dan kesetiaan sebagai kata kunci melewati berbagai ujian yang dipastikan akan menghadang.
     Dan tentu saja kita percaya bila para "Pejuang Aura" merupakan barisan pendukung Amir Uskara yang berkomitmen, konsisten dan kompatibel. Sehingga diyakini berdaya guna dan berdaya saing dalam melakoni perjuangan secara profesional dan proporsional dengan tetap mengedepankan nilai-nilai kompetisi yang bermartabat, tanpa harus mengabaikan taktik dan strategis kemenangan.
     Karena perjuangan di medan tempur politik pada dasarnya adalah "adu strategi" dalam menarik hati sebanyak-banyaknya sebagai determinan mengakumulasikan pemilih secara dominan untuk bisa sukses dan menjadi pemenang. Sehingga dibutuhkan peran maksimal setiap anggota pejuang dengan bekal strategi yang mumpuni dan dedikasi yang tinggi agar dapat mengefektifkan serangan-serangan sosialisasi yang dilakukannya. Mengingat bahwa medan laga politik atau kondisi lapangan terkadang labil dan pesimistis. 
     Namun sekali lagi kita percaya bahwa pengalaman telah memberikan pelajaran yang cukup untuk pembenahan tim "Pejuang Aura" yang lebih solid dan berkarakter menghadapi kompetisi politik 2024. Dan sudah tentu peran sentral Amir Uskara yang dibekali pengamalan "kemenangan" pada berbagai kontestasi, telah memperhitungkan segala aspeknya agar perjuangan kali ini kembali meraih kemenangan.
     Oleh karena itu kitapun optimis dan berkeyakinan bahwa pengukuhan "Pejuang Aura" merupakan rangkaian dari bentangan karpet merah untuk menjemput kemenangan Aura 2024. (*)
By Andi Damis

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Goresan pena : LAPANGAN ANDI CAMMI RAPPANG KINI BUTUH PERHATIAN

Historis : Lapatau Matanna Tikka