Goresan pena : POTRET KEBERSAJAAN DOLLAH MANDO
Kekuasaan memang sering meninggalkan jejak cerita. Sehinggapemerintahan yang baik akan mendapat pujian banyak orang. Karena kepemimpinan yang berlangsung selama memangku jabatan pemerintahan terselenggara secara bijak dan berkeadilan serta selalu mengedepankan kepentingan rakyat sebagai tujuan pokok pelaksanaan pembangunan.
Oleh karena itu seorang pemimpin yang bijaksana akan membuka diri dan memberikan ruang untuk menerima aspirasi masyarakat terkhusus keluh kesah yang boleh jadi terdengar sunyi namun menjadi keresahan sosial.
"Saya selalu menyadari jikalau saya berasal dari bawah, dari keluarga sederhana yang hidupnya bertani", ungkap Dollah Mando. Dan kesederhanaan itu senantiasa menghiasi hidupnya hingga dipercaya menduduki kursi orang nomor satu di daerah yang dikenal dengan pertaniannya atau Kabupaten Sidrap.
Begitupula dalam rangka untuk menyerap aspirasi masyarakat, Bupati Dollah Mando memilih untuk mendatangi masyarakatnya guna bertemu langsung dan bercengkrama secara santun, mendengarkan dengan penuh saksama berbagai problematika yang dikeluhkan masyarakat. Kemudian berusaha memberikan pemecahan masalah atau solusi yang setidak-tidaknya dapat meringankan beban warga. Sebagai contoh soal dalam mengatasi kelangkaan pupuk yang sering dikeluhkan masyarakat petani pada setiap musim taman, maka kebijakan Dollah Mando tidak hanya terpola pada penyelenggaraan acara Tudang Sipulung dengan melibatkan berbagai stakeholder, namun berupaya semaksimalnya mengantisipasi pengadaan pupuk dengan menghadirkan investor pupuk dan pihak-pihak yang terkait pengedaran pupuk. Sehingga dengan berbagai upaya-upaya yang dilakukannya telah berhasil mengatasi kelangkaan pupuk di Kabupaten Sidrap pada setiap musim tanam padi.
Begitupula dalam mengantisipasi masalah-masalah kemasyarakatan lainnya, Dollah Mando nampak aktif terjun langsung ke lapangan untuk memantau situasi yang terjadi. Terlebih lagi bila terjadi musibah yang menimpa masyarakat, seperti banjir, tanah longsor, kebakaran dan lainnya, selalu menjadi prioritas kunjungan Dollah Mando untuk berada di lokasi guna menyaksikan secara langsung kejadian dan dampak yang ditimbulkannya. Dan pada setiap kunjungannya di lokasi terkena musibah, Dollah Mando dengan bersahaja menyapa pihak korban serta memberikan santunan. Dimana semua itu dilakoninya dengan penuh empati, bersimpatik dan secara tulus ikhlas meringankan tangan untuk membantu sebagai wujud keimanan yang mewajibkan pentingnya sikap tolong menolong sebagai sesama hamba Allah SWT.
Kesenangan berkunjung atau mendatangi masyarakat yang dilakoni Bupati Sidrap kesembilan ini sudah tentu tidak hanya disebabkan kebiasaannya meninjau dan memonitor kelompok tani sejak bertugas sebagai penyuluhan pertanian pada awal kariernya menjadi pegawai negeri sipil, tapi sudah menjadi karakter atau kepribadian yang terbentuk secara alami yang dari dulunya memang menyenangi....
"Jabatan ini hanya sementara. Ia pasti akan kita tinggalkan atau ia yang meninggalkan kita. Tapi hubungan antara sesama manusia dalam bermasyarakat akan selalu berlangsung dan kita harus menjaga agar selalu terjalin dengan baik", ujar Dollah Mando dengan polos.(*) by andi damis
Komentar
Posting Komentar