Goresan pena : SENGEKKA RI MULA WENNI
SENGEKKA RI MULA WENNIE
Sengekka ri mula wennie ubali senge'ki ri giling tinro. Senge'ka ri giling tinro, usenge'tokki ri oni manu. Musenge'ka simata jarung, usenge'tokki sipuppureng lino. Maksudnya tidak ada kebaikan yang tidak terbalas kebaikan. Tidak ada pula kenangan yang tidak tersambut kenangan. Sehingga bila engkau merindukannya sudah tentu diapun akan merindukanmu. Bahkan dengan sedikit kebaikan yang membuatnya terkesan akan membawanya tak dapat melupakan kebaikan itu sampai akhir hayatnya.
Begitu mulianya perbuatan baik, terutama bila menolong orang dalam kesulitan atau kesusahan. Karena tidak hanya dapat meringankan bebannya atau menyelesaikan masalahnya, namun akan membuatnya terkesan dan tak kuasa membalas budi baik tersebut, walaupun boleh jadi dia mampu melakukan hal yang serupa di suatu waktu.
Dalam pergaulan hidup diksi leluhur ini mencoba mengilustrasikan pergulatan batin pertemanan yang saling mengasihi dan menyayangi. Sehingga terjadinya jarak pertemuan akan berdampak pada terbitnya rasa saling merindukan. Maka dapat dipastikan bila mereka pun akan menjalani episode penantian yang berujung pada rasa penasaran atas waktu yang selalu berlalu. Karena pertemuan menjadi akhir cerita dari kerinduan.
Lalu orang-orang pun memuja kenangan terindah dalam hidupnya, dan memimpikan keabadian, walaupun harus menyita reunian menghadirkan memori yang tergilas masa silam.
Karena tidak ada orang yang tak punya kenangan, sebagaimana semua orang punya masa lalu. Dan tidak ada orang yang tak ingin dikenang, sebagaimana hampir setiap orang punya memori terindah dalam hidupnya.
Alhasil, kata kunci untuk bisa dikenang dengan baik maka kenanglah juga mereka dengan baik.
By Andi Damis
Komentar
Posting Komentar