Historia : ABDURRAHMAN BIN MULJAN
ABDURRAHMAN BIN MULJAM.
Abdurrahman bin Muljam adalah lelaki yang shalih secara dzahir, zahid, bertaqwa dan mendapat julukan Al-Muqri'.
Abdurrahman bin Muljam adalah Sang pencabut nyawa Sayyidina Ali bin Abi Thalib itu seorang hafidz (penghafal Al-Qur'an) dan sekaligus orang yang mendorong sesama muslim untuk menghafalkan kitab suci Al Qur'an.
Abdurrahman bin Muljam lebih terkenal dengan sebutan Ibnu Muljam. Seorang Hafidz Qur'an yang diprioritaskan oleh Khalifah Umar.
Khalifah Umar bin Khattab pernah menugaskan Ibnu Muljam ke Mesir untuk memenuhi permohonan 'Amir bin 'Ash untuk mengajarkan hafalan Al-Qur'an kepada penduduk negeri Mesir.
Dalam pernyataannya, Khalifah Umar bin Khattab bahkan menyatakan :
"Abdurrahman bin Muljam, salah seorang ahli Al-Qur'an yang aku prioritaskan untukmu ketimbang untuk diriku sendiri. Jika ia telah datang kepadamu maka siapkan rumah untuknya untuk mengajarkan Al-Qur'an kepada kaum muslimin dan muliakanlah ia wahai 'Amr bin 'Ash' kata Umar.
Meskipun Ibnu Muljam hafal Al-Qur'an, bertaqwa dan rajin beribadah, tapi semua itu tidak bermanfaat baginya. Ibnu Muljam mati dalam kondisi su'ul khotimah, tidak membawa iman dan Islam akibat kedangkalan ilmu agama yang dimilikinya. Afiliasinya kepada sekte khawarij telah membawanya terjebak dalam pemahaman Islam yang sempit.
Ibnu Muljam menetapkan klaim terhadap surga Allah dengan sangat tergesa-gesa dan dangkal.
Sehingga dia dengan sembrono melakukan aksi-aksi yang bertentangan dengan nilai-nilai luhur agama Islam. Alangkah menyedihkan karena aksi itu diklaim dalam rangka membela agama Allah dan Rasulullah.
Sadarkah kita bahwa saat ini telah lahir generasi-generasi baru Ibnu Muljam yang bergerak secara massif dan terstruktur.
Merekalah para penganut Wahabi/Salafi. Sekte Khawarij ala era modern. Induk paham terorisme Islam yang banyak muncul di saat sekarang ini. Seperti ISIS, Al Qaeda, Taliban, Boko Haram, dsb
Mereka adalah kalangan shaleh yang menyuarakan syariat dan pembebasan umat Islam dari kesesatan.
Ibnu Muljam gaya baru ini lahir dan bergerak secara berkelompok untuk meracuni generasi-generasi muda Islam, termasuk di Indonesia.
Mereka senantiasa membaca Al-Qur'an di waktu siang dan malam. Bahkan banyak diantara mereka yang hafiz/hapal Al-Qur'an Namun sesungguhnya mereka adalah orang2 yang merugi.
Rasulullah dalam sebuah hadits telah memprediksi kelahiran generasi Ibnu Muljam ini :
"Akan muncul suatu kaum dari umatku yang pandai membaca Al-Qur'an dengan lisan mereka, tetapi tidak melewati tenggorokan mereka. Mereka keluar dari Islam sebagaimana anak panah meluncur dari busurnya.
(Shahih Muslim, hadits No.1068).
Salam Damai Persatuan dan Cinta Indonesia
Tito Gatsu
Komentar
Posting Komentar