KERJA TULUS DAN TUNTAS (Kerendahan Hati Haji Muhammad Aras Dalam Berpolitik)



  

   Menjadi politisi bagi seorang Dr.H.Muhammad Aras, S.Pd.,MM. memang pilihan. Walaupun boleh jadi sepenuhnya disadari bila akan menemui berbagai tantangan didalamnya. Setidaknya dirinya telah siap menghadapi berbagai benturan kepentingan yang senantiasa menyertai dinamika perjalanan partai, dimana dirinya melakoni pergulatan politik.

       Dan sebagai pengusaha terbilang sukses dengan memimpin beberapa perusahaan yang bergerak dibidang Tailor ternama di Makassar, sudah tentu bisa saja membuat Haji Aras hanya tinggal menekuni usaha serta menikmati penghasilan yang amat memadai guna memfasilitasi kebutuhan hidup sekeluarga. Akan tetapi panggilan jiwanya untuk menjalani kehidupan yang lebih bervariasi dan bermanfaat, nampaknya mendorongnya untuk turut berjuang di jalur politik, yang dinilainya cukup menantang.

       Sehingga berawal dari pertemuannya dengan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Persatuan Pembangunan (DPW PPP) Propinsi Sulawesi Selatan Prof.Dr.H.Jalaluddin Rahman, M.A. dalam tahun 1985 di Emerald Tailor  yang saat itu berkehendak memesan stelan jas, ternyata berlanjut pada hubungan kedekatan sebagai keluarga sekampung yaitu Soppeng, yang mana kemudian mengajak Muhammad Aras bergambung pada partai yang sedang dipimpinnya waktu itu..

        Lalu tanpa perlu berpikir panjang, Putra Soppeng kelahiran 12 Agustus 1970  inipun menyambut baik ajakan Prof.Jalaluddin yang disebutnya gayun bersambut. Bahkan mula keterlibatannya di PPP Sulsel langsung berposisi di kepengurusan inti selaku wakil bendahara diantara Tahun 2005-2007.. 

      Kepribadiannya yang santun dan low profile membuat Haji Aras mampu secepatnya eksis dalam lingkup pergaulan kepengurusan DPW PPP Sulsel, dan mengakrabi segenap pimpinan partai di tingkat cabang khususnya para Ketua dan Sekretaris DPC PPP se Sulawesi Selatan.

      Begitupula pada saat Kepengurusan DPW PPP Sulsesl dilanda kemelut internal pada Tahun 2007 dan berujung penyelenggaraan Musyawarah Wilayah Luar Biasa, peran Haji Aras  cukup signifikan dalam rangka mengantarkan Amir Uskara memenangkan Muswilub yang cukup menegangkan tersebut dengan selisih angka cuma 1 suara. 

       Karena peran itu pula menempatkan Owner Emerald Tailor dan Arase Tailor Makassar ini menduduki posisi Bendahara DPW PPP Sulsel periode 2007-2011. Selanjutnya pada Muswil berikutnya dengan peran aktif yang lebih besar, berhasil memposisikannya selaku Sekretaris PPP Sulsel Periode 2011-2016 mendampingi H.Amir Uskara untuk periode kedua.

       Menjabat Sekretaris DPW PPP Sulsel sama sekali tidak merubah sikap Haji Aras yang santun dan low profile, bahkan lebih memilih legowo pada persoalan partai yang terkait dengan dirinya, seperti permasalahan pergantian antar waktu sepeninggal Andi Galib,S.H. selaku anggota DPR RI, yang memberikan peluang bagi H.Aras paska kemunduran Andi Jamerro Dulung sebagaimana komitmen yang terbangun, namun karena terjadinya silang pendapat, sehingga suami Hajja Saleha, S.Sos. dengan empat orang anak ini memilih legowo demi menghindari keributan yang hanya akan merusak hubungan persaudaraan.

      Akan tetapi perjuangan tidaklah pernah berakhir bagi seorang pejuang sejati. Karena kegagalan hanyalah sebuah dorongan untuk melaju meraih kemenangan. Sebagaimana sebuah anak panah hanya akan melesat jauh kedepan bila sebelumnya ditarik mundur kebelakang dari busurnya. 

      Perjalanan PPP Sulsel selanjutnya pada Muswil Tahun 2016 dengan mulus mengantarkan Haji  Muhammad Aras tampil memimpin partai berlambang Ka'bah ini dengan terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPW PPP Sulsesl untuk periode 2016-2021.

     Pemimpin bertangan dingin inipun memulai debutnya selaku orang nomor satu PPP di Sulawesi Selatan dengan melakukan koordinasi dan konsolidasi secara menyeluruh, termasuk merenovasi dan menata Kantor PPP di Jalan Sungai Saddang sehingga nampak lebih eksklusif. 

       Prinsip "bekerja tuntas" pun diwujudkan Direktur CV.Hero Bakti Nusantara dan Presiden Direktur Emindo ini dengan menampilkan wajah Partai Persatuan Pembangunan Sulawesi Selatan lebih marak dan bersinergi serta kolaboratif. Dimana aktifitas partai terselenggara di setiap daerah dengan berbagai bentuk kegiatan, dan Haji Aras pun selalu rajin  menghadiri setiap undangan  acara tersebut serta senantiasa aktif  berkontribusi dan memberi motivasi  demi perkembangan partai di wilayah Sulawesi Selatan, yang mana pada gilirannya ditandai dengan peningkatan perolehan kursi PPP di DPRD Kabupaten/Kota dan Propinsi.  

      Obsesi sang ketua pun untuk menduduki kursi parlemen di tingkat nasional semakin terkelola secara matang dengan mengorganisir tim secara profesional di dapil 2 Sulsel (Bulukumba, Sinjai, Bone, Maros, Pangkep, Barru, Soppeng, Wajo dan Parepare) sebagai basis perjuangan politiknya. 

      Alhasil berkat kerja keras tak mengenal lelah,  Alumni UVRI (S1 Tahun 1993) inipun berhasil terpilih sebagai Anggota DPR RI pada Pemilihan Umum Tahun 2019, sekaligus menorehkan sejarah baru bagi perjalanan karier politiknya dan termasuk dalam daftar putra daerah yang potensial. Karena memang alasannya berpartai agar dapat berkiprah di lembaga legislatif tingkat nasional, yang mana menjadi tekad baginya guna lebih banyak berbuat bagi pembangunan bangsa dan negara pada tataran pembangunan daerah, terutama peningkatan taraf hidup masyarakat di pelosok negeri.

      Dua tahun mengabdikan diri sebagai legislator nasional dengan berbagai aktifitas pembangunan yang dilakoni, khususnya di daerah pemilihannya, sambil tetap aktif mengorganisir DPW PPP Sulsesl, membuat Haji Aras cukup sibuk pulang balik Jakarta-Makassar. Namun Mantan Wakil Ketua REI Sulawesi Sealatan (2015-2020) ini  selalu saja nampak rileks dan bersemangat melakoni kerja rangkap tersebut, bahkan menurutnya  memberikan dorongan dan pembelajaran untuk bisa mengelola kesemuanya secara profesional. Mengingat sebagian pula waktunya harus dimanfaatkan guna mengontrol dan  mengevaluasi pekerjaan di beberapa usaha yang dipimpinnya.

     Selanjutnya menghadapi Musyawarah Wilayah Partai Persatuan Pembangunan Propinsi Sulawesi Selatan dalam Tahun 2021, Jebolan Program Pasca Sarjana Jurusan Manajemen Pamasaran Unhas (S2 Tahun 2008) inipun terdorong untuk bisa  kembali memimpin DPW PPP  Sulsel periode kedua dengan mengandalkan dukungan segenap DPC PPP se Sulawesi Selatan yang telah berkolaborasi dengannya selama masa kepengurusannya. Namun faktanya tidaklah seindah ekspektasi  dan kembali Haji Aras harus legowo menerima kanyataan bila memang tidak ada teman yang sejati dan lawan yang abadi dalam berpolitik. 

    Tidak ada dendam walaupun kecewa. Karena apapun yang terjadi pada diri kita pada saat itu dan di tempat itu adalah keputusan terbaik oleh Tuhan pada kita pada saat itu dan tempat itu. Lebih baik membenahi diri dan tetap melangkah ke hal lain yang lebih baik. Maka Perantau dari Soppeng inpun melangkah pasti mengejar peluang di hari mendatang yang penuh harapan. Tanggung jawabnya selaku Anggota Komisi V DPR RI diejawantahkan dengan memperjuangkan pembangunan berbagai infrastruktur, seperti jalan, drainase,jembatan, waduk dan lainnya pada daerah dapilnya. 

     Haji Aras pun menginisiasi program beda rumah guna membantu sarana perumahan anggota masyarakat agar dapat berdiam pada tempat yang layak huni. Memfasiliitasi pembinaan remaja, khususnya pada bidang olah raga dengan menggelar turnamen. Membantu pondok pesantren dan menyiapkan beasiswa bagi anakdidik yang berprestasi, serta memberikan dukungan bagi anggota masyarakat yang punya bakat dan mengikuti perlombaaan di tingkat nasional. Dan banyak lagi kegiatan sebagai buah dari kepedulian yang dilakoni Haji Aras dalam kapasitasnya sebagai pribadi dan selaku Anggota DPR RI.

       Sehingga dari sekian banyak implementasi program pembangunan dan kepedulian terhadap peningkatan tarap hidup masyarakat yang telah ditorehkan Haji Aras, mengantarkan dirinya pada derajat ketokohan yang mendapat pujian dan dukungan dari berbagai elemen masyarakat. Bahkan berbagai kalangan pemerharti sosial mempantaskan Alumni S3 Administrasi Publik Universitas Negeri Makassar (2019) ini akan tampil sebagai kandidat dalam pilkada serentak Tahun 2024 mendatang.(*)

Mengresmikan Jembatan Gantung Muara Padaelo Kabupaten Bone,

    

      

     

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Goresan pena : LAPANGAN ANDI CAMMI RAPPANG KINI BUTUH PERHATIAN

Historis : Lapatau Matanna Tikka