Hikmah :



NILAI-NILAI SUFISME DALAM TIM SEPAK BOLA SEA GAMES 2023
Catatan Hikmah Untuk Para Pencinta Timnas Indonesia

Alfaqiir Dr. Wahidin Ar Raffany, M.A
Katib Syuria PCNU Sidrap Sulsel.

Sehari setelah Tim Sepak Bola Sea Games Indonesia mempersembahkan medali emas dengan mempecundangi tim Thailand yang berjuluk tim gajah putih, eforia kemenangan itu masih sangat terasa khususnya di sosmed.

Ungkapan kegembiraan para netizen hingga tulisn ini diposting masih membanjiri media sosial dengan membuat viral tim Sea Games tersebut dengan berbagai komentar dan photo.

Munculnya tulisan ini juga mungkin termasuk salah satu diantara bentuk eforia kegembiraan itu. Karena jujur saja bahwa saya juga memang termasuk penggemar sepak bola dan pencinta TIMNAS.

Dan salah satu bentuk kegembiraan itu akhirnya menginspirasi saya untuk menulis sebuah tulisan dengan judul di atas dan mencoba memberi apresiasi terhadap TIMNAS kesayangan kita dalam perspektif yang berbeda dengan netizen lainnya.

Sufisme atau tasawuf adalah gerakan Islam yang mengajarkan ilmu cara menyucikan jiwa, menjernihkan akhlak, membangun diri secara lahir dan batin menuju pada kebahagiaan yang abadi.

Praktek Sufisme adalah suatu upaya pendekatan kepada Sang Khaliq yang bergerak dalam lingkup rasa, esoteris, (zauq) dengan methode pensucian hati (qalb).

Semua orang bisa menjadi sufi di masa kini dengan mengambil inti dari ajaran-ajaran tasawuf, seperti: menamkan rasa cinta kepada Allah SWT di mana dan kapan pun berada, sehingga apa yang dilakukan akan selalu diniatkan untuk beribadah kepada-Nya.

Dan jika kemudian kita memperhatikan dengan cermat sikap yang dipertontonkan coach Indra Syafri dalam mengarahkan anak asuhnya dalam setiap pertandingan, gol-gol yang dilahirkan timnas selalu diapresiasi coach Indra beserta official lainnya dengan tersungkur di pinggir lapangan dengan sujud syukur.

Menurut hemat saya, ini adalah salah satu dari sekian kunci sukses timnas kita. Dan janji Allah sangat nyata dengan sebuah ayat yang sangat populer yakni:

وَاِذْ تَاَذَّنَ رَبُّكُمْ لَىِٕنْ شَكَرْتُمْ لَاَزِيْدَنَّكُمْ

Artinya: Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu.

Bentuk rasa syukur dengan tersungkur ke bumi bersujud bagi Sang Pelatih yang diikuti para official itu pun berbuah manis dengan gol demi gol yang tercipta dengan indah nan cantik dari babak penyisihan hingga babak final sampai akhirnya melumat tim gajah putih di babak final dengan skor telak 5 - 2.

Begitupun halnya dengan Ketum PSSI yang menjadi motivator luar biasa dalam menigkatkan kepercayaan diri para pemain timnas. Salah satu inti pesan motivasi yang beliau sampaikan sebelum timnas ke Cambodia yang sempat saya simak beliau berpesan pada pemain timnas bahwa jangan pernah gentar menatap tim Vietnam dan tim Thailand karena kita adalah bangsa yang besar. Dan yakinlah bahwa kita akan pulang ke tanah air membawa medali emas. Begitu kira-kira inti pesan Sang Ketum PSSI.

Menurut hemat saya, pesan tersebut muncul dari pengalaman beliau sebagai salah satu pengusaha sukses yang dimiliki negeri ini. Beliau memiliki keyakinan diri akan sukses sebelum melakukan usaha di berbagai nacam bisnis. Dalam dunia wirausaha hal itu diistilahkan dengan afirmi (mimpi untuk sukses).

Pengalaman sukses inilah yang beliau tularkan pada anak-anak timnas hingga benar-benar sukses dalam menjuarai Sea Games Cambodia. Dan ini sangat relevan dengan hadis qudsi yang disampaikan Abu Hurairah dimana sabda Rasulullah, Allah berfirman:
أَنَا عِنْدَ ظَنِّ عَبْدِي بِي

Artinya: Aku berada dalam sangkaan baik hambaku.

Apa yang beliau berdua perlihatkan baik coach Indra maupun Pak Menteri BUMN, itu adalah bentuk amaliah dengan nilai-nilai sufisme Ahlussunnah Waljamaah an-Nahdliyyah terlepas dari apakah mereka berdua menyadarinya atau tidak.

Akhirnya saya mengucapkan Selamat kepada Ketum PSSI, Selamat pada Coach Indra, Selamat untuk para Official dan para pemain timnas dan Selamat pula untuk kita semua sebagai rakyat NKRI. Seorang sufi pendiri bangsa yakni Al Allaamah KH. Wahab Hasbullah pun berpesan pada bahwa:

حب الوطن من الايمان
Cinta tanah air adalah bahagian dari keimanan.

Semoga ke depan timnas semakin mengukir prestasi yang gemilang.
Resopa temmangingngi, malomo naletei pammase dewata ( kerja keras yang tak kenal lelah akan mendatangkan rahmat dari Yang Maha Kuasa).

Salam dari Pinggiran Barat Sidrap, 
18 Mei 2023.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Goresan pena : LAPANGAN ANDI CAMMI RAPPANG KINI BUTUH PERHATIAN

Historis : Lapatau Matanna Tikka